Sabtu, 22 November 2014

KENAIKAN BBM DAN DEMO MAHASISWA

Kenaikan harga BBM menjadi keharusan di Pemerintahan JKW_JK karena butuh Anggaran Fiskal yg longgar agar segera dpt merealisasikan program kerja Kabinet dan subsidi dialihkan kesektor produktif. Tapi, statement klasik itu menjadi klise dan menjadi bahan Olokan serta cercaan dr para Hater's Jkw dan Koalisi Mafia dan Pecundang. Sebetulnya, jika memang hrs naik, siapakah yg hrs ambil keputusan pahit ini? Rezim SBY kah atau JKW? Hebatnya lagi, BEM Mahasiswa ikut mengecam dan d...gn mengatasnamakan Mahasiswa mereka Demo dan turun ke jalan bersama komunitas Organisasian lain sok kritis dan idealis. Ada baiknya sih jika mereka bergerak "bebas" tak di dukung oleh kelompok Hater's, tapi kok rasanya keyakinan itu salah. Begitu masifnya demo saya yakin ada tangan diluar kampus yg terlibat. Aneh, mereka tdk demo dan vokal saat Hak politik Rakyat dipasung melalui perubahan UU MD3 dan Pilkada tdk langsung. Kemana mereka? Apakah suara Mahasiswa terwakili hanya oleh segelintir Anggota BEM dan terpolarisasi secara politis? Jika sdh demikian, Gerakan Mahasiswa tentu sdh tdk lagi mewakili aspirasi Rakyat tapi siapa yg bisa diterima oleh mereka akan disuport? Semoga para Mahasiswa yg bisa berpikir kritis dan idealis, berjuanglah dgn cara yg elegant dan adil. Berjuang kritis dgn Ulah Kongkalingkong para Wakil Rakyat di DPR/D dan kawal terus Pemerintahan yg bersih!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar